Langsung ke konten utama

Habis Gelap Terbitlah Suram

Habis gelap, terbitlah suram
titip hangat Wiji Thukul:
"Mengalirlah tenaga murah".
Rupiah berlipat kusut
seperti air payau yang keruh
memaksa sakit
tapi enggan ke rumah sakit
bukan tak ada jaminan
tapi sudah tidak menjamin.
Aku upahan,
memeluk duka 
dalam kelam bersama Munir
lalu berbalik memohon doa
apa yang harusnya terjadi hari ini 
kapan dunia melepaskan aku dari upah dan tragedi?



Komentar

Postingan populer dari blog ini